2 Sosok dari Manchester United Ini Jadi Biang Kegagalan

88prediksibola.com – 2 Sosok, Liverpool legenda Jamie Carragher mengungkapkan bahwa ada dua tokoh dari Manchester United. Yang memiliki tim lama gagal memenangkan Liga Premier Inggris musim 2008-2009.

Keinginan untuk membawa pulang trofi Premier League Liverpool telah diterima untuk waktu yang lama. Dan telah menjadi lebih kuat di musim 2008-2009. Liverpool sudah sangat dekat untuk mengakhiri menunggu lama musim.

2 Sosok, Selanjutnya, Liverpool telah diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Fernando Torres, Steven Gerrard, Javier Mascherano up. Tim Rafa Benitez terlihat mengerikan bahkan dengan mengumpulkan 77 gol dalam satu musim.

Namun, Rafa Benitez, yang rumah berhasil pada tahun 2005 trofi Liga Champions. Dia belum berhasil menempatkan Liverpool berjaya di kompetisi nasional. Pada akhir musim 2008-2009, The Reds bukan dan menyelinap disalip Manchester United empat poin.

2 Sosok, Bahkan, Rafa Benitez bisa membawa Liverpool mengalahkan Manchester United dengan skor meyakinkan 4-1. Meskipun Liverpool kehilangan banyak poin di musim ini dengan menelan 11 kali imbang.

Manchester United sendiri, yang telah kehilangan empat kali menelan enam imbang, sementara sisanya berakhir dengan kemenangan. Carragher, yang telah menjadi pemain kunci bagi Liverpool dalam perburuan gelar musim, ada dua pemain mengungkapkan kegagalan mereka pada saat itu.

2 Sosok, Liga Utama Inggris Manchester United

“Saya tahu musim Liverpool kalah dalam pertandingan dan itu menakjubkan,” kata Carragher 88prediksibola.com dikutip Sky Sports. “Tapi kami tidak pernah memiliki musim di mana kami hanya kalah dua kali dan tidak pernah memenangkan Liga Utama Inggris Manchester United Gary (Neville). ”

“Saya pikir Rafa ditangkap memenangkan liga adalah adanya (Cristiano) Ronaldo. Kedua tim secara teratur disesuaikan, tetapi mereka mungkin memiliki pemain terbaik di dunia pada saat itu atau hanya di belakang (Lionel) Messi, “kata Carragher menambahkan.

Selain Ronaldo, kegagalan pemain Liverpool lain adalah sosok manajer Manchester United pada saat itu. Untuk Carragher melawan tim yang kemudian dirawat oleh pelatih hebat seperti Sir Alex Ferguson tidak mudah.

“Itu sulit bagi tim kami dan sulit untuk Rafa Benitez, tapi kadang-kadang sebagai pelatih, Anda harus berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat,” kata Carragher.

“Ini bukan hanya tim Anda dan Anda membeli, tapi itu lawan. Anda akan menghadapi tim yang hebat dari Alex Ferguson dan Manchester adalah salah satu pelatih terbesar sepanjang masa, sehingga tidak mudah. “Saya pikir Rafa telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam keadaan sulit pada saat itu,” kata pemimpin berusia 42 menyimpulkan.

, , , ,