Final Liga Champions – Tak Boleh Pakai Kostum Baru

PrediksiBola – Liverpool akan masih kenakan baju musim 2018-2019 waktu melawan Tottenham Hotspur. Pada pertandingan final Liga Champions. Liverpool akan menggunakan baju musim 2018-2019 dalam laga final Liga Champions menentang Tottenham Hotspur, Sabtu (1/6/2019). Pada April 2019, Liverpool meluncurkan seragam baru memakai skema garis berwarna putih, yang tunjukkan penampilan tahun 1980-an.
.
Baju itu langsung dihargai oleh beberapa fans The Reds. Awalnya, baju itu diberitakan akan dipakai Liverpool. Dalam pertandingan minggu ke-38 Liga Inggris menentang Wolverhampton Wanderers. Bukannya kenakan baju yang akan digunakan pada musim 2019-2020 itu. Liverpool malah pilih memakai seragam lamanya. Lalu ada pertaruhan Liverpool akan menggunakan baju anyarnya dalam partai final Liga Champions yang berjalan di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid. Tetapi, hal itu diberitakan tidak akan berlangsung untuk ikuti ketentuan UEFA.
.
Otoritas paling tinggi sepak bola Eropa itu mengutarakan jika baju yang sudah didaftarkan pada awal musim harus dipakai sampai satu team mengakhiri pertandingan. Terkecuali jika sponsor penting team bertukar. Ketentuan itu mengendalikan masalah nomer punggung pemain. Satu nomer punggung cuma bisa didaftarkan oleh satu pemain pada sebuah musim.
.
Bahkan juga, walau pemain itu geser ke club lain. Ketentuan ini lalu berlangsung pada pemain Arsenal, Henrikh Mkhitaryan, yang perlu kenakan nomer 77 di pertandingan Liga Eropa musim 2017-2018, walau di pertandingan domestik kenakan nomer 7. Hal itu karena pemain Arsenal yang terlebih dulu kenakan nomer punggung 7, Alexis Sanchez, geser ke Manchester United pada pertengahan musim.
Final Liga Champions

Final Liga Champions, Ada Dua Posisi yang Mesti Ditambal Liverpool pada Bursa Transfer 2019

PrediksiBola – Bek legendaris Liverpool, Jamie Carragher, mengutarakan tempat yang semestinya ditambal oleh The Reds. Pada bursa transfer musim panas 2019. Liverpool tidak berhasil memenangkan Liga Inggris musim 2018-2019 karena kalah satu point dari Manchester City. Tetapi, tampilan The Reds di Liga Champions pantas dapat acungan jempol. Sesudah sukses meluncur ke final dengan singkirkan Barcelona pada babak semi final.
.
Pada musim panas 2018, Liverpool merogoh kocek dalam-dalam untuk beli beberapa pemain, seperti Alisson Becker, Fabinho, Naby Keita, serta Xherdan Shaqiri. Tetapi, pada bursa transfer musim ini, team bimbingan Juergen Klopp nampaknya tidak akan kembali menghamburkan uang banyak. Dikutip 88prediksibola.com dari Mirror, Jamie Carragher memandang bekas klubnya perlu menghadirkan satu atau dua pemain untuk menguatkan armada.
.
“Saya fikir kami butuh menghadirkan pemain belakang, seseorang full-back yang bisa main bagus jadi bek kanan atau bek kiri,” sebut Carragher. “Saya tidak berpikir pemain itu menjadi pelapis Trent Alexander-Arnold atau Andy Robertson.”
.
“Kami dapat memakai James Milner serta Jordan Henderson di tempat itu serta langkah mereka main lumayan bagus, tapi tidak seperti saat kami mainkan pemain yang memang berposisi jadi bek. Kami perlu striker lain yang satu tingkat dengan trio posisi depan, tapi bukan striker tengah.”
.
“Beberapa orang tetap menjelaskan kami perlu striker tengah, tapi saya tidak memercayainya,” tutur figur yang bawa Liverpool jadi kampiun Liga Champions 2005 itu. Jamie Carragher berasumsi striker yang diperlukan Liverpool itu harus bertipe seperti Sadio Mane, tapi berumur lebih muda. Mane, yang sukses membuat 26 gol serta 5 assist dari 49 tampilan di semua pertandingan musim ini, telah berumur 27 tahun.
, , , ,