Insiden Cemoohan Penggemar Man United

88prediksibola.com – Insiden Cemoohan, Fans Manchester United mengutarakan kekesalan mereka sesudah hasil negatif kontra Burnley karena kalah dengan score 0-2 di Old Trafford, Rabu (22/1/2020). Sekumpulan supporter didapati menyanyikan yel-yel tercela yang dilimpahkan pada Keluarga Glazer sebagai pemilik club Manchester United serta Ed Woodward sang CEO.

Insiden Cemoohan, Nyanyian fans itu berisi mengenai perlakuan tidak menyenangkan atau cemoohan yang dikirimkan pada Ed Woodward serta Keluarga Glazer. Keduanya seringkali jadi sasaran yang dipandang seperti kambing hitam kemerosotan Man United.

Diambil 88prediksibola.com dari The Sun, mereka kelihatan berjalan telusuri Terowongan Munich di Old Trafford sekalian menyanyi tentang “bunuh Ed Woodward”. Supporter diklaim mengatakan nyanyian dengan lirik memiliki kandungan kalimat “ia akan mati, ia akan mati”, serta lanjutannya.

Nyanyian sakit hati itu karena hasil jelek yang dirasakan team Manchester United sepanjang gelaran Liga Inggris 2019-2020. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer sudah terima banyak masukan atas perform Manchester United, tapi buat segelintir fans, tanggung jawab ada di tangan Woodward serta Glazer.

Ini mengundang perhatian pengamat BBC 5, Ian Dennis, yang ikut memberi komentar nyanyian itu. “Saya harus sebutkan jika nyanyian mereka adalah aksi yang membuat malu,” papar Dennis. Ia memberikan tambahan jika lepas dari opini tentang Ed Woodward serta Glazer, mereka tidak bisa minta satu orang untuk wafat.

Solskjaer juga memberi gagasannya tentang aksi yang dikerjakan oleh beberapa fans itu. Ia memiliki pendapat jika untuk sekarang dianya konsentrasi untuk menolong anak asuhannya serta team untuk hadapi persaingan Liga Inggris setelah itu. “Saya fikir mereka mengetahui kapan mereka melakukan tindakan melalui batas,” imbuhnya.

Insiden Cemoohan, Ogah Bayar Rp1,2 Triliun, Manchester United Setop Negosiasi untuk Bruno Fernandes

Gagasan transfer Bruno Fernandes ke Manchester United diberitakan gagal sesudah Setan Merah menampik penuhi keinginan harga dari Sporting CP. Bruno Fernandes dihubungkan dengan Manchester United sepanjang bursa transfer Januari ini.

Manchester United memerlukan penambahan kemampuan serta kreatifitas di posisi tengah sesudah Scott McTominay serta Paul Pogba luka. Keperluan akan pemain baru di posisi ofensif semakin menekan buat Manchester United sesudah striker Marcus Rashford luka.

Perbincangan di antara Manchester United dengan Sporting CP telah berlangsug lama. Persetujuan tidak segera terwujud sebab tarik-ulur harga antara ke-2 club. Kamis (23/1/2020) malam waktu Inggris, The Sun mengklaim Manchester United pada akhirnya hentikan proses negosiasi dengan Sporting CP.

Manchester United tidak ingin penuhi keinginan harga 68 juta pound atau 1,2 triliun rupiah dari Sporting. Co-Chairman Manchester United yang bekerja menyepakati pembelian pemain, Joel Glazer, yakini Bruno Fernandez tidak wajar dihargai demikian tinggi.

Bila masuk ke Manchester United pada harga 68 juta pound, Bruno Fernandes bisa menjadi penerimaan termahal ke-4 selama riwayat club.Harga hanya kalah dari Romelu Lukaku (76,23 juta pound), Harry Maguire (78,3), serta Paul Pogba (94,5).

Merasakan keinginan itu tidak logis, Manchester United yang semula siap menyelesaikan transfer pada harga 55 juta pound pada akhirnya mundur dari negosiasi. Sporting sendiri diindikasikan ngotot di angka 68 juta pound sebab menganggap penawaran Manchester United kurang.

United disebut menwarkan 42,5 juta pound diawalnya serta bekasnya berbentuk klausul bonus yang akan aktif bila Bruno Fernandez memperoleh perolehan khusus. Klausul bonus ini yang membuat Sporting keberatan melepas Bruno Fernandes.

Mereka merasakan Bruno Fernandes tidak bisa sampai klausul bonus itu mengingat perform yang ditempuh Manchester United di Liga Inggris sekarang.

, , , ,