Pertemuan Misterius Neymar dan Lionel Messi

88prediksibola.com – Pertemuan Misterius, Duel tim nasional Brasil versi tim nasional Argentina digunakan Neymar untuk reuni dengan bekas rekanan segrupnya di FC Barcelona, Lionel Messi. Neymar tampil di podium Stadion Mineirao waktu Brasil menaklukkan Argentina 2-0 pada semi final Copa America 2019, Rabu (3/7/2019) pagi WIB.

Pertemuan Misterius, Striker berumur 27 tahun itu tidak dapat turut bela Team Samba karena luka sendi. Diambil 88prediksibola.com dari Sport, Neymar diadukan tampil di mixed zona untuk berjumpa Lionel Messi yang barusan menerima kekalahan pahit. Peristiwa itu bukan pertemuan biasa. Mereka habiskan beberapa waktu bicara serius.

Hal itu disangka ada hubungan dengan gagasan transfer Neymar dari Paris Saint-Germain ke FC Barcelona. Messi sendiri jadi orang pertama yang memberi dukungan Neymar untuk kembali pada Camp Nou. Maklum, kedua-duanya punyai jalinan benar-benar baik serta solid sewaktu main bersama di raksasa Catalunya. Gabungan Messi serta Neymar membuahkan delapan trofi buat Barcelona sepanjang kurun waktu 2013–2017.

Pertemuan Misterius, TRAGEDI MINEIRAZO

Lepas dari pertemuan Neymar serta Messi, Stadion Mineirao menaruh masa lalu jelek buat tim nasional Brasil. Di sanalah Selecao rasakan pengalaman paling kelam dalam riwayat sepak bola mereka. Di tanah yang diketahui sebab keindahan warna-warni pelangi, Brasil dengan mengagetkan roboh 1-7 dari Jerman pada semi final Piala Dunia 2014. Riwayat kelam itu juga terakhir diketahui dengan tragedi Mineirazo.

Pertemuan Misterius

Lionel Messi Sedang Sial, 3 Tragedi dalam 57 Hari

Bermacam peristiwa apes dihadapi Lionel Messi, baik itu bersama dengan FC Barcelona atau tim nasional Argentina.
Tekad Lionel Messi untuk mengusung trofi Copa America 2019 harus pupus sesudah tim nasional Argentina gagal 0-2 dari Brasil pada semi final, Rabu (3/7/2019) pagi WIB.Dua gol dari Gabriel Jesus serta Roberto Firmino hentikan jalan sang superstar ke arah gelar pertama bersama dengan team senior Argentina. “Mereka (Brasil) tidak kurang baik dari kami. Mereka buka keunggulan di menit awal serta gol ke-2 juga datang dari penalti yang semestinya tidak berlangsung,” kata Messi selesai laga.

Messi seperti tidak henti-hentinya dilanda duka dalam beberapa waktu paling akhir. Cerita pilu Si Kutu diawali dengan tragedi di Anfield pada legkedua semi final Liga Champions, 7 Mei. Kantongi keunggulan tiga gol tanpa ada balas, FC Barcelona dengan mengagetkan kalah 0-4 dari Liverpool FC.

Selang 18 hari selanjutnya, persisnya pada 25 Mei, Messi kembali ditimpa tragedi saat Blaugrana temu Valencia pada final Copa del Rey. Raksasa Catalunya diminta mengaku keunggulan rivalnya dengan score 1-2. Tiga tragedi di atas berlangsung pada Messi cuma dalam kurun waktu 57 hari. Ya, pemilik lima Ballon d’Or itu terima hattrick kesialan sepanjang hampir tiga bulan.

, , , ,