Tanpa Gelar Liga Champions, Guardiola Dicap Gagal

88prediksibola.com – Tanpa Gelar, Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengatakan dianya akan dipandang tidak berhasil bila tidak dapat mendapatkan trofi Liga Champions bersama dengan The Citizens. Semenjak mengatasi Manchester City pada awal musim 2016 -2017 lantas, Pep Guardiola telah persembahkan lumayan banyak gelar untuk publik Etihad.

Tanpa Gelar Dua trofi Liga Inggris, dua Piala Liga Inggris, satu Piala FA, serta satu Piala Community Shield jadi bukti kualitas seorang Guardiola. Tetapi, kesuksesan di tempat Liga Champions selama ini belum juga jua dicapai oleh pelatih kelahiran Santipedor 18 Januari 1971 itu.

Guardiola mengerti hal tesrebut, serta dia juga akui bila dianya akan dicap tidak berhasil bila tidak segera mendapatkan gelar Liga Champions bersama dengan Man City. “Tahun kemarin ialah tahun yang mengagumkan buat kami, tapi beberapa orang menjelaskan, ‘Tapi Anda tidak memenangi Liga Champions’,” sebut Guardiola seperti diambil 88prediksibola.com dari BBC Sport.

“Itu penyebabnya saya akan dihakimi bila kami tidak memenangkannya di periode terakhirku di sini.” “Mereka akang menjelaskan jika saya tidak berhasil di sini. Saya ketahui itu,” tuturnya memberikan tambahan. Dalam tiga musim paling akhir, Guardiola tidak dapat bawa Man City mengambil langkah lebih jauh di Liga Champions.

Dia cuma mampu bawa Man City sampai set perempat final, dimana Sergio Aguero dkk. ditaklukkan AS Monaco, Liverpool, serta Tottenham Hotspur di babak itu. Dengan demikian, musim ini Guardiola mungkin akan arahkan fokusnya untuk memenangkan Liga Champions. Tetapi, sebelum itu mereka harus melalui jalan curam terlebih dulu dengan menantang Real Madrid di set 16 besar.

Tanpa Gelar, Babak I – Guendogan Gagal Penalti, Man City Urung Ungguli Spurs

Set I, Tottenham Hotspur untuk sesaat seimbang 0-0 Manchester City di Tottenham Hotspur Staidum pada minggu ke-25 Liga Inggris, Minggu (2/2/2020). Manchester City memulai pertandingan denan serangan yang di pimpin oleh Sergio Aguero di menit ke-2.

Tetapi Toby Alderweireld tidak dapat dilalui striker Argentina itu. Permainan bertambah masuk menit ke-10. Serangan Man City melalui gabungan Kyle Walker serta Sergio Aguero diblok serta malah membuat Spurs dapat lakukan serbuan balik.

Son Heung-min mendapatkan bola disamping kanan, tetapi sebelum dia melepas sepakan, Fernandinho dapat lakukan blok. Di menit ke-18, umpan dari posisi tengah Spurs ke kotak penalti hampir diambil oleh Lucas Moura, jika Ederson tidak singgap serta berani bertarung merampas bola.

Enam menit berlalu, Sergio Aguero hampir bawa team tamu unggul. Terima umpan dari Riyad Mahrez, Sergio Aguero melepas tendangan mendatar ke tiang dekat Hugo Lloris. Bola cuma memantul terserang tiang gawang serta kembali pada permainan.

Spurs kesusahan meningkatkan permainan serta seringkali kehilangan bola di posisi tengah. Di menit ke-38, Manchester City memeroleh sepakan penalti karena Sergio Aguero dilanggar oleh Serge Aurier. Wasit sempat mengatakan permainan terus diteruskan, tetapi dia mendapatkan panggilan dari petugas VAR untuk lakukan ulasan.

Sesudah konsultasi lumayan lama, wasit Mike Dean putuskan untuk memberi penalti untuk City. Ilkay Guendogan maju jadi pelaksana eksekusi, tetapi sepakannya masih dapat dibaca secara baik oleh Hugo Lloris. Di penghujung set pertama, Aguero kembali melepaskan satu kesempatan sesudah gabungan dengan Raheem Sterling.

Score 0-0 jadi penutup set pertama.

Formasi Pemain

Tottenham Hotspur (4-2-3-1): 1-Hugo Lloris; 24-Serge Aurier, 4-Toby Alderweireld, 6-Davinson Sanchez, 39-Japhet Tanganga; 8-Harry Winks, 18-Giovanni Lo Celso; 8-Dele Alli, 23-Steven Bergwijn, 7-Son Heung-min, 27-Lucas Moura

Pelatih: Jose Mourinho

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson Moraes; 2-Kyle Walker, 30-Nicolas Otamendi, 25-Fernandinho, 11-Oleksandr Zinchenko; 16-Rodrigo, 8-Ilkay Guendogan, 17-Kevin de Bruyne; 26-Riyad Mahrez, 7-Raheem Sterling, 10-Sergio Aguero

Pelatih: Pep Guardiola

Wasit: Mike Dean

, , , ,